
Banjarmasin – Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Lambung Mangkurat (FKG ULM) menyelenggarakan kegiatan Advance First Aid Training for Dentistry pada 14–16 Agustus 2026 di Kampus FKG ULM. Kegiatan ini ditujukan bagi calon dokter gigi muda sebagai bagian dari persiapan sebelum memasuki tahap profesi dokter gigi di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Gusti Hasan Aman.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya FKG ULM dalam membekali mahasiswa dengan kemampuan penanganan awal pada kondisi kegawatdaruratan yang dapat dijumpai dalam praktik kedokteran gigi. Selain kompetensi klinis, kesiapan menghadapi kondisi darurat menjadi bagian penting yang perlu dimiliki calon dokter gigi sebelum terjun langsung ke lingkungan pelayanan kesehatan.
Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FKG ULM, drg. I Wayan Arya Krishnawan Firdaus, M.Kes., menyampaikan pentingnya kesiapan mahasiswa dalam menghadapi berbagai situasi yang mungkin terjadi selama menjalankan praktik profesi. Kemampuan memberikan pertolongan pertama diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan kepercayaan diri mahasiswa ketika menghadapi kondisi kegawatdaruratan di lingkungan klinik.
Pelaksanaan pelatihan ini bekerja sama dengan Diama Training Center dan Sigma Raya Safetyndo, perusahaan jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang berfokus pada pelatihan K3, pelayanan kesehatan, serta penyediaan alat kesehatan dan laboratorium. Kolaborasi tersebut menghadirkan penguatan pembelajaran yang mengintegrasikan pengetahuan dan keterampilan pertolongan pertama dengan konteks praktik kedokteran gigi.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembekalan dan pelatihan yang diarahkan pada peningkatan kemampuan menghadapi kondisi kegawatdaruratan secara tepat dan terukur. Kegiatan juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri menghadapi lingkungan klinik yang memiliki tuntutan kompetensi dan tanggung jawab lebih besar.
Melalui Advance First Aid Training for Dentistry, FKG ULM terus berupaya mempersiapkan calon dokter gigi yang tidak hanya memiliki kompetensi dalam pelayanan kesehatan gigi dan mulut, tetapi juga memiliki kesiapsiagaan, keterampilan, dan sikap profesional dalam menghadapi kondisi darurat.
Kegiatan ini diharapkan menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam memasuki pendidikan profesi di RSGM Gusti Hasan Aman serta menjalankan proses pembelajaran klinik dengan lebih siap, percaya diri, dan bertanggung jawab.











