Banjarmasin, rangkaian Asesmen Lapangan (AL) Akreditasi Program Studi Kedokteran Gigi (PSKG) dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Gigi Program Profesi (PSPPDGPP) Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Lambung Mangkurat memasuki hari kedua. Agenda utama difokuskan pada visitasi wahana pendidikan dan peninjauan fasilitas pembelajaran sesuai jadwal yang ditetapkan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan sebagai bagian dari proses penjaminan mutu eksternal pendidikan tinggi kesehatan.

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–17.00 WITA ini menjadi hari ketiga dalam rangkaian asesmen 1–5 Maret 2026, dengan fokus pada evaluasi implementasi pembelajaran akademik dan klinik secara langsung di lapangan.

Visitasi di RSUD Sultan Suriansyah

Tim asesor memulai kunjungan ke RSUD Sultan Suriansyah sebagai wahana jejaring pendidikan klinik. Dalam visitasi ini, tim melakukan wawancara dengan pimpinan wahana, Komite Koordinasi Pendidikan (Komkordik), tim penjaminan mutu, serta para dokter gigi spesialis pembimbing klinik dari bidang Prostodonsia, Periodonsia, Konservasi Gigi, Bedah Mulut, dan Kedokteran Gigi Anak.

Fokus asesmen meliputi kesesuaian pelaksanaan pembelajaran klinik dengan standar kompetensi, ketersediaan kasus dan supervisi, sistem penjaminan mutu wahana pendidikan, serta sinergi antara rumah sakit dan fakultas. Tim asesor juga melakukan observasi fasilitas pelayanan serta verifikasi dokumen pembelajaran klinik dan logbook mahasiswa.

Visitasi di RSGM Gusti Hasan Aman

Selanjutnya, tim melanjutkan visitasi ke RSGM Gusti Hasan Aman sebagai rumah sakit pendidikan utama PSPPDGPP. Kunjungan diterima langsung oleh Direktur drg. Mashuda, M.Kes bersama jajaran manajemen, termasuk bidang pendidikan dan pelatihan, pelayanan, penelitian dan pengembangan, serta Komite Koordinasi Pendidikan.

Penilaian difokuskan pada sistem manajemen rumah sakit pendidikan, integrasi pendidikan–pelayanan–penelitian, dukungan sarana klinik seperti dental unit dan ruang tindakan, sistem rekam medis, serta monitoring dan evaluasi pembelajaran profesi dokter gigi. Asesmen dilakukan melalui diskusi mendalam, peninjauan fasilitas klinik, dan evaluasi sistem penjaminan mutu internal rumah sakit.

Asesmen di Fakultas Kedokteran Gigi ULM

Pada sesi berikutnya, asesmen dilanjutkan di lingkungan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Lambung Mangkurat. Tim asesor diterima oleh Dekan FKG Prof. Dr. drg. Maharani Laillyza Apriasari, Sp.PM beserta jajaran pimpinan fakultas, koordinator program studi, unit penjaminan mutu, serta berbagai unit pendukung seperti laboratorium terpadu, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, teknologi informasi, konseling, dan kerja sama.

Fokus penilaian mencakup sarana pembelajaran akademik dan laboratorium, sistem penjaminan mutu internal, dukungan teknologi informasi, layanan kemahasiswaan dan konseling, serta tata kelola penelitian dan pengabdian masyarakat.

Tim asesor LAM-PTKes yang bertugas dalam asesmen ini terdiri atas Prof. Dr. drg. Sri Oktawati, Sp.Perio(K) dari Universitas Hasanuddin, Dr. Haris Nasutianto, drg., M.Kes., Sp.RKG(K) dari Universitas Mahasaraswati Denpasar, serta drg. Abu Bakar, M.Med.Ed., Ph.D dari Universitas Baiturrahmah.

Visitasi lapangan ini bertujuan memastikan kesesuaian implementasi pembelajaran akademik dan klinik dengan standar nasional pendidikan tinggi kesehatan, menilai kecukupan fasilitas dan supervisi, serta memverifikasi keterpaduan antara fakultas dan wahana pendidikan.

Hari kedua asesmen berlangsung komprehensif dan sistematis. Sinergi antara FKG ULM, RSUD Sultan Suriansyah, dan RSGM Gusti Hasan Aman mencerminkan komitmen kuat dalam menjaga mutu pendidikan dan menghasilkan lulusan dokter gigi yang profesional, kompeten, dan berdaya saing.