Banjarmasin - Suasana meriah mewarnai halaman Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Lambung Mangkurat (FKG ULM) pada Sabtu, 20 September 2025, saat seluruh civitas akademika berkumpul untuk membuka rangkaian Dies Natalis ke-16. Kegiatan dimulai dengan fun walk yang penuh warna. Masing-masing angkatan mahasiswa tampil dengan konsep dan kostum kreatif, mulai dari nuansa budaya hingga tema-tema modern, yang menambah semarak kebersamaan. Sepanjang rute, keceriaan peserta terlihat dari yel-yel, atribut unik, dan kekompakan setiap kelompok.

Setelah fun walk, acara berlanjut dengan pembukaan resmi melalui pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan harapan untuk FKG ULM yang semakin maju. Momen ini diabadikan dengan foto bersama seluruh civitas FKG ULM, yang menjadi pengingat kebersamaan keluarga besar FKG ULM.

Kemeriahan belum berhenti di sana. Area kampus dipenuhi stand-stand yang ditata oleh seluruh organisasi kemahasiswaan FKG ULM. Setiap stand menampilkan kreativitas, mulai dari pameran karya, permainan interaktif, hingga kuliner sederhana hasil olahan mahasiswa. Kehadiran stand ini menjadi daya tarik tersendiri, menambah semangat dan kebanggaan atas keberagaman aktivitas mahasiswa FKG.

Tak kalah menarik, setelah seremoni pembukaan, lomba-lomba internal langsung digelar dan diikuti dengan antusias oleh mahasiswa. Suasana kompetitif namun penuh keakraban ini semakin mempererat tali persaudaraan di antara seluruh peserta.

Rangkaian Dies Natalis ke-16 akan terus berlanjut hingga 8 November 2025. Di antaranya adalah lomba internal (25 September – 8 November 2025), Charity Event (4 Oktober 2025), Fabulous Night (12 Oktober 2025), serta Dentistry Project sebagai wujud nyata pengabdian masyarakat. Seluruh kegiatan akan ditutup dengan Closing Ceremony pada 8 November 2025 sebagai puncak perayaan.

Dengan rangkaian kegiatan yang penuh warna ini, Dies Natalis ke-16 FKG ULM bukan hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momentum untuk mempererat persaudaraan, menumbuhkan kreativitas, serta meningkatkan kontribusi bagi masyarakat.