
Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Lambung Mangkurat (FKG ULM) kembali menyelenggarakan kegiatan Basic Life Skill (BLS) sebagai bentuk pembekalan bagi calon mahasiswa profesi kedokteran gigi. Kegiatan yang digelar selama 4 hari sejak pada Rabu-Sabtu, 3-6 September 2025 di Rumah Sakit Gusti Hasan Aman Banjarmasin dan Fakultas Kedokteran Gigi ULM ini diikuti oleh 88 mahasiswa yang akan segera memasuki tahap pendidikan profesi.
Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Akademik FKG ULM, drg. Isnur Hatta, MAP. menegaskan bahwa Basic Life Skill menjadi fondasi penting sebelum mahasiswa terjun langsung ke klinik. “Calon dokter gigi tidak hanya dituntut memiliki keterampilan klinis, tetapi juga kemampuan dasar dalam memberikan pertolongan pertama, komunikasi yang baik, serta kesiapan mental menghadapi pasien”.
Rangkaian kegiatan pada hari pertama diawali dengan penyampaian materi teori seputar keterampilan hidup dasar, pertolongan pertama pada keadaan darurat medis, serta etika komunikasi dalam pelayanan kesehatan hingga hari kedua. Setelah itu pada hari ketiga hingga hari keempat, peserta berkesempatan mempraktikkan secara langsung melalui berbagai simulasi, mulai dari tindakan CPR, penanganan tersedak, hingga role play komunikasi dokter-pasien.
Suasana berlangsung interaktif, penuh semangat, dan antusiasme tinggi dari peserta. Mereka tidak hanya berlatih keterampilan teknis, tetapi juga belajar bekerja sama dalam tim menghadapi situasi darurat.
Salah satu peserta mengungkapkan kesan positifnya, “Kegiatan ini sangat bermanfaat. Kami jadi lebih percaya diri untuk menghadapi tantangan saat nanti masuk ke klinik. Selain itu, suasana latihan juga membuat kami lebih kompak dengan teman-teman.”
Kegiatan ditutup oleh Wakil Dekan Bidang Keuangan & Umum FKG ULM, drg. I Wayan Arya Krishnawan Firdaus, M.Kes. dengan evaluasi dan refleksi bersama. Panitia berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal berharga bagi para calon mahasiswa profesi kedokteran gigi dalam menjalani pendidikan klinis ke depan.
Melalui Basic Life Skill, FKG ULM menunjukkan komitmennya dalam mempersiapkan lulusan dokter gigi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga terampil, tanggap, dan beretika dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.