Kelompok Praktik Belajar Lapangan (PBL) Puskesmas Sungai Bilu yang beranggotakan tiga orang dari Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) ULM angkatan 2020 yang beranggotakan Krisna Erlangga Putra Ramadhani (ketua kelompok), Tata Faradila Aliyya (anggota 1), dan Vivi Sri Maissy Mutiara (anggota 2) dan dibimbing langsung oleh Dosen Pembimbing PBL yaitu Prof. Dr. drg. Rosihan Adhani, S.Sos., M.S., FISDPH-FISPD dan Pembimbing Lapangan Puskesmas Sungai Bilu yaitu drg. Reni Rahmawati telah membuat inovasi media edukasi yang bernama “TAKSI” atau Tarik Edukasi. Inovasi ini dibuat pada saat kegiatan PBL yang dilaksanakan dari tanggal 22 April-16 Mei 2024 dan bertempat di Puskesmas Sungai Bilu Kota Banjarmasin.
Latar belakang inovasi TAKSI adalah melihat angka kejadian gigi berlubang yang sangat besar, menurut World Health Organization (WHO) pada tahun 2018 sekitar 60-90% anak-anak dan mayoritas orang dewasa di seluruh dunia telah mengalami masalah gigi berlubang. Menurut Riskesdas tahun 2018, prevalensi karies di Indonesia cukup tinggi yaitu sebesar 88,8%. Kalimantan Selatan memiliki masalah kesehatan gigi dan mulut mencapai 96,04%. Banjarmasin salah satu kota di Kalimantan Selatan yang memiliki persentase masalah kesehatan gigi dan mulut sebesar 52,67% yang merupakan daerah lahan basah (bersifat asam) yang dapat mempercepat gigi berlubang.
Pada tahun 2023, penyakit pulpa dan jaringan periapikal yang diakibatkan oleh gigi berlubang menempati urutan ke-2 penyakit terbesar pada Puskesmas Sungai Bilu. Krisna menjelasakan salah satu faktor risiko yang menyebabkan tingginya kasus penyakit pulpa dan jaringan periapikal di Puskesmas Sungai Bilu yaitu kurangnya pengetahuan kesehatan gigi dan mulut di Masyarakat. Oleh karena itu, kelompok kami tertarik untuk menciptakan inovasi media TAKSI (Tarik Edukasi) untuk meningkatkan kesehatan gigi dan mulut yang berisikan materi mengenai perjalanan gigi berlubang dan akibat yang ditimbulkan apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat.

Kelompok Tim PBL Pencipta Inovasi Taksi beserta Pembimbing

Edukasi Media Taksi
Penyampaian informasi edukasi media TAKSI dilakukan dengan metode ceramah dan menggunakan alat peraga TAKSI dengan cara ditarik agar materi dapat dibaca dan dipahami. Materi pada media TAKSI menampilkan penjelasan disertai gambar perjalanan gigi berlubang yang mana akan mempermudah masyarakat dalam memahaminya. Penggunaan media TAKSI dinilai menarik karena memiliki keunikan tersendiri dalam penggunannya sehingga membuat masyarakat tertarik untuk membaca dan memahami materi yang terdapat di dalamnya. Harapan dengan adanya media inovasi TAKSI ini adalah dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat yang berdampak pada kebiasaan dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut. Media TAKSI ini juga diharapkan dapat menjadi solusi dalam hal penyuluhan kesehatan gigi dan mulut sehingga dapat digunakan oleh tenaga kesehatan gigi dan mulut Puskesmas Sungai Bilu dalam memberikan edukasi yang menarik kepada masyarakat.
Penulis: Krisna Erlangga Putra Ramadhani, Tata Faradila Aliyya, dan Vivi Sri Maissy Mutiara Editor: Riky Hamdani dan Rifky Ananda